Jelang Tahun Ajaran Baru, PTPYQ 2 Muria Gelar Workshop Deep Learning dan KBC

Kudus—Dalam rangka memasuki tahun ajaran baru, Pondok Tahfidh Putri Yanbu’ul Qur’an 2 Muria menyelenggarakan workshop Deep Learning dan KBC. Hal ini dilakukan dalam rangka mengikuti perubahan kurikulum yang sudah mengalami penyesuaian dari tahun sebelumnya. (11/7)

Perubahan akan selalu terjadi setiap saat dan harus diikuti, terutama di dunia pendidikan dan kepesantrenan. Hal ini disampaikan oleh Pengasuh Pondok sekaligus Kepala MA TPYQ 2 Muria, Abah KH. Nur Khamim, Lc., M.Pd., saat membuka acara workshop di Lab Komputer MA.

“Kita sebagai insan kependidikan dan kepesantrenan ketika ada perubahan maka ojo gumunan, karena itu pasti terjadi. Poin kedua, mindset kita ketika ada perubahan itu harus diikuti, terutama dalam perubahan kurikulum. Hal ini harus disambut dengan optimis,” tutur Abah Khamim.

Poin ketiga, Kurikulum Berbasis Cinta adalah upaya Kementerian Agama yang memformalkan konsep-konsep tentang cinta dan humanisme dalam Islam—konsep kasih sayang yang diajarkan Kanjeng Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Pada intinya, acara pada dua hari ini adalah ikhtiar pengurus atas nama lembaga untuk membekali GTK dengan konsep-konsep kepengasuhan, untuk menjadi sababiyah kesuksesan santri dengan bekal ilmu dan bekal cinta,” tuturnya.

Agenda tersebut diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan di lingkungan Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah, bertempat di Lab Komputer MA. Turut hadir pengurus Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria, yakni Ustadz Amnan Hakim selaku sekretaris yayasan untuk memimpin tahlil, dan Ustadz Dr. Ahmad Zainuri, M.Pd. selaku Bidang Pengembangan SDM Pondok. (fid)

Penulis: Zaim Fida

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *