PTPYQ 2 Muria

Terwujudnya Hafidhah Qur'ani 'Amali, Unggul dalam Prestasi, Berkarakter Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah

Tak Berkategori

Kemeriahan Teater Dua Bahasa

Akting: Kelas XI IPA 1 sedang berakting menampilkan drama tentang perjuangan KH. Hasyim Asy’ari dalam agenda Pekan Bahasa kemarin (9/7)

Kudus- Suasana meriah terdengar di setiap sudut Pondok Tahfidh Putri Yanbu’ul Qur’an 2 Muria (PTPYQ 2 M). Hal ini dikarenakan semua cabang lomba yang diselenggarakan panitia semuanya menggunakan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris tak terkecuali cabang lomba teater/ drama
Cabang lomba drama ini ditentukan temanya yakni, persahabatan, perjuangan dan impian. Hal ini disampaikan oleh Annora Agist Madania perwakilan dari Kelas IX C sebelum tampil di ajang lomba tersebut.
“Kami memilih tema perjuangan Jenderal Soedirman karena beliau salah satu pahlawan Indonesia yang luar biasa diantaranya, menjadi Penglima Besar Tentara Nasional Indonesia. Jadi kita kepingin megenang jasa- jasa pahlawan salah satunya dengan menghadirkan cerita perjuangan Jenderal Soedirman,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan panitia Organizing Commitee dari santriyah bernama Luluk Jannatin Aliyah mengatakan bahwa sangat senang dengan acara pekan bahasa selama dua hari yakni, 8-9 Juli. Hal ini dikarenakan banyak manfaat yang dapat diambil, diantaranya mereka dapat belajar Bahasa Arab dan Inggris lebih mendalam.
“Ketika ada momen pekan bahasa otomatis para santri akan mempersiapkan masing- masing cabang lomba dengan menggunakan Bahasa Arab dan Inggris. Para santri akan mentranslate apa yang akan disampaikan melalui dua bahasa. Disitulah para santri belajar bahasa secara langsung,” katanya.
Saat ditanya harapan terkait kegiatan tersebut, Luluk mengaku bahwa kegiatan pekan bahasa di PTPYQ 2 Muria tetap diadakan tahun depan dengan inovasi- inovasi yang baru. Karena melalui ajang ini, para santri dapat mengasah skill dalam berbahasa Arab dan Inggris.


Sementara itu, Ustadzah Auliya Zuyyina Ulfah selaku panitia Steering Committee menambahkan bahwa, antusiasme santriyah tahun ini sangat hype, karena ajang ini hadir di akhir tahun, yakni saat libur semester.
“Untuk kegiatan pekan bahasa tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Hanya saja ada beberapa cabang lomba tambahan yang berkesinambungan dengan tema tahun ini explore your knowledge through the language yaitu lomba Guess what/ who,” imbuhnya.
Harapan dari kegiatan pekan bahasa di tahun ini adalah semakin terbuka pikiran- pikiran santriyah untuk tetap terus mengembangkan kreativitas dalam berbahasa. Selain itu, kedepannya santriyah juga aktif berbahasa dalam kehidupan sehari- hari, walaupun hanya berupa sapaan- sapaan.(fid)

Reporter: Zaim Fida

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *