Cerita Santri Berziarah ke Makam Wali

Oleh Arofatul Ulya

Kegiatan zarkasi (ziarah dan wisata religi) oleh Pondok Tahfidh Putri Yanbu’ul Qur’an 2 Muria disambut dengan suka cita para santri. Santri begitu bahagia melihat pemandangan yang menyejukkan mata sepanjang perjalanan Kudus – Malang. Santri yang berasal dari berbagai daerah itu saling bertukar cerita dan pengalaman mengenai tempat tempat yang pernah mereka kunjungi.

Pada tempat tempat yang mereka ziarahi, para santri melaksanakan tahlil dan memanjatkan doa dengan khusyuk sembari bersyukur atas karunia Allah karena telah diberi kesempatan untuk menziarahi makam para Auliya’ dan berwisata.

Makam Syeikh Asmoroqondi, Gresikharjo, Palang, Tuban, menjadi tempat pertama yang diziarahi Santri Pondok Tahfidh Putri Yanbu’ul Qur’an 2 Muria. Beliau merupakan ayah dari Sunan Ampel.

Selajutnya, para zantri berziarah ke makam Sunan Drajat yang terletak di Drajat, Paciran, Lamongan. Di kompleks makam beliau terdapat Museum Sunan Drajat yang menyimpan beberapa peninggalan Sunan Drajat.

Usai ziarah ke makam Syeikh Asmoroqondi dan Sunan Drajat (15/12), para santri beristirahat di penginapan yang telah disediakan. Pada hari kedua (16/12), para santri berkesempatan untuk berkunjung ke Jatim Park 1, pusat rekreasi yang menjadi hiburan para santri usai menjalani PAS (Penilaian Akhir Semester) beberapa hari sebelum agenda zarkasi tersebut.

Di sana, para santri mencoba berbagai wahana permainan dan menambah pengetahuan mereka tentang Indonesia dari berbagai miniatur yang disediakan. Usai berkunjung ke Jatim Park 1, para santri melanjutkan perjalanan berziarah ke makam Sunan Ampel, di Ampel, Semampir, Surabaya.

Sejauh pengamatan penulis, selain antusias berziarah dan berwisata, para santri juga antusias memborong oleh oleh dari berbagai tempat yang telah dikunjungi. Tak heran, karena tempat tempat tersebut merupakan destinasi recommended bagi masyarakat yang akan melakukan zarkasi.

Tercatat, hampir seluruh santri berhenti sejenak untuk membeli oleh oleh dari tiap tempat yang mereka kunjungi. Mulai dari pernak pernik, makanan khas, hingga sampul buku mereka beli dari tempat tempat yang telah mereka kunjungi. Hal tersebut, tentu menjadi kebahagian tersendiri bagi para pedagang yang menjual aneka oleh oleh tersebut.

Akhirnya, dengan agenda zarkasi oleh Pondok Tahfidh Putri Yanbu’ul Qur’an 2 Muria, diharapkan agar para santri selalu bersukur atas segala karunia Allah yang tak terhingga.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *