IMG-LOGO
Flash News :
Berita

Saling Ngangsu Kaweruh

oleh Admin - 1 detik yang lalu Dilihat 82 kali 0 Komentar
IMG


Kudus- Dalam rangka pendirian pondok Tahfidh Putri Yanabi'ul Furqon oleh Yayasan Nur Fathon Tegal, maka pihaknya melakukan silaturahim dan studi banding di Pondok Tahfidh Putri Yanbu'ul Qur'an 2 Muria (PTPYQ2M). Hal ini sangat diterima dan disambut baik oleh PTPYQ2M.

Saling berbagi ilmu dan bertanya dengan penuh keakraban terjadi di mushola PTPYQ2M. Hal ini disampaikan oleh KH Abdul Manaf selaku ketua Yayasan Makam dan Masjid Sunan Muria selaku penyelenggara PTPYQ2M.

"Dari yayasan sebagai penyelenggara. Sedangkan pondok sebagai pelaksana, sehingga di pondok ada susunan pengurusnya sendiri. Di madrasah juga ada susunannya sendiri," imbuhnya.

Sesuai wasiat simbah KH. Arwani Amin dalam pendirian pesantren awalnya adalah pendirian tahfidh. Oleh karena itu untuk PTPYQ2M Yang lebih diunggulkan adalah tahfidh nya. Sehingga berdirinya madrasah di bawah pengurus pondok yakni bidang kependidikan.

Selanjutnya ucapan terima kasih disampaikan oleh KH. Nur Khamim, Lc, Pg.D, M.Pd. selaku pengasuh PTPYQ2M saat pembukaan acara silaturahim dan studi banding yayasan Nur Fathon di Mushola PTPYQ2M pada (5/9). 

Abah Khamim, panggilan akrabnya, dalam forum tersebut menjelaskan bahwa adanya mimpi dan cita-cita dari yayasan yang kemudian diejawantahkan menjadi visi dan misi pondok. Hal ini juga bisa dijadikan dalam perumusan visi misi di pondok Yanabi’ul Furqon Tegal.

"Kemudian kenapa memilih simbah KH Arwani Amin dalam hal pesantren? Karena sanad keilmuwannya jelas, karena pentingnya sanad di era digital seperti saat ini. Di era digital orang sangat mudah belajar melalui berbagai media, tanpa sanad keilmuwan yang jelas. Bisa dikatakan seperti generasi Balon, mudah melambung tinggi namun saat terkena duri/ jarum kecil cepat rusak," tuturnya.
Selanjutnya sambutan oleh pendiri yayasan Nur Fathon yakni KH Fathoni Fatah Yasin menyampaikan bahwa pihaknya berterima kasih karena telah dipersilahkan bersilaturahim dan studi banding di PTPYQ2M. Beliau dan rombongan menanyakan terkait kurikulum, persiapan pendirian pondok, sarana pra sarana dan lain sebagainya.

"Yang membuat iri salah satunya adalah akreditasi di tahun pertama langsung mendapat nilai A. Di sekolah biasa terkadang belum bisa mendapat itu. Kami mendoakan semoga santri- santri PTPYQ2M menjadi santri-santri yang berkualitas,". (Fid).

Tags:

List Komentar

Tulis Komentar

Email Anda tidak ditampilkan dipublik. Semua wajib diisi.