IMG-LOGO
Flash News :
Profil

Kurikulum

oleh Admin - 1 detik yang lalu Dilihat 156 kali 0 Komentar
IMG

A.STRUKTUR KURIKULUM

1. Metodologi Pembelajaran Tahfidh

(a) Metode Tahfidh yang digunakan

     a) Metode setoran hafalan baru (ziyadah)

     b) Metode  mengulang hafalan baru (muraja’ah)

     c) Metode mengulang hafalan yang lama (deresan)

(b) Jadwal Harian, Mingguan, Bulanan, Tahunan

1) Program Harian

(a) Membimbing dan menyimak santri dengan tartil dalam menghafal Al-Qur'an dengan      ketentuan jam sebagai berikut:

Ba'da Subuh         : 04.30-06.00 WIB = 1 jam 30 mnit (menambah hafalan baru)

Ba'da Ashar    : 15.30-17.00 WIB = 1 jam 30 menit (melancarkan hafalan)

Ba'da Magrib : 18.15-19.45 WIB = 1 jam 30 Menit (melancarkan hafalan dan binnadhor untuk meningkatkan kemampuan membaca)

(b) Mengisi Blangko Absen setor harian dan bulanan

(c) Mencatat  santri yang bermasalah beserta permasalahannya sebagai persiapan laporan bulanan (Koordinator Tahfidh dan Wali santri)

(d)  Bekerja sama dengan bagian lainnya

2) Program Mingguan

    (a) Membimbing santri saat kegiatan mudarosah tartilan dalam kelompok mengaji setiap jum’at pagi

    (b) Memberikan pendalaman ilmu tajwid kepada anak didik dalam kelompok mengaji

3) Program Bulanan

    (a) Mengisi blangko rekap hafalan santri

  (b) Melaporkan secara tertulis hasil belajar beserta problematik yang dihadapi anak didiknya kepada wali santri yang bersangkutan dan Koordinator Tahfidh Al Qur'an

4) Program Semesteran

(a) Membimbing santri Ziarah ke Makam Sunan Muria, Sunan Kudus, dan Hadrotu Syaikh Mbah Arwani bersama civitas pondok

(b) Penilaian Akhir Semester (PAS) Tahfidh

(c) Mengisi raport santri dan  menyerahkan hasilnya  kepada wali santri

5) Program Tahunan

(a) Mempersiapkan santri yang telah khatam untuk mengikuti seleksi Khotmil Qur'an

(b) Menyeleksi santri yang telah hatam untuk mengikuti Haflah khotmil Qur'an

(c) Menyimak santri peserta Haflah Khotmil Qur'an dalam membaca Qur'an bil ghoib 30 juz

(d) Jadwal Menambah Hafalan

      Setoran hafalan (ziyadah) dilaksanakan dari hari  Sabtu – Kamis setelah shubuh (halaqoh Subuh).

  (4) Jadwal Muroja’ah

      a)  Mengulang hafalan baru (Muraja’ah) dilaksanakan dari hari Sabtu-Rabu setelah Ashar (halaqoh Ashar)

      b)  Mengulang hafalan lama (Deresan) dilaksanakan dari hari Jum’at-Rabu setelah Maghrib (halaqoh Maghrib)

  (5) Kegiatan Tahfidh Santri diluar Jam Halaqoh 

1)  Untuk semua santri

    a) Sima’an partner

    b) Mudarosah mandiri (setiap malam sabtu, ahad, dan rabu)

    c) Pendampingan yanbu’a

2)  Bagi santri yang memenuhi target

    a) Sima’an partner

    b) Mudarosah 2 Juz bagi yang sudah khatam

      3) Bagi santri yang belum memenuhi target

Bagi santri yang belum memenuhi target ada jam tambahan (pendampingan khusus) yang dilaksanakan 1 minggu 3 kali di hari ahad,

2. FORMAL (MTs)

a. Muatan Kurikulum

Materi Pengajaran di MTs Tahfidh Putri Yanbu’ul Qur’an 2 mengacu pada kurikulum yang berlaku dengan menggunakan Kurikulum dari

Pemerintah , yang merupakan seperangkat rencana dan pengaturan untuk ketercapaian kompetensi siswa yang disesuaikan dengan kemampuan madrasah.

Kompetensi ini perlu dicapai untuk melaksanakan program belajar tuntas.

Berdasarkan visi dan misi MTs Tahfidh Putri Yanbu’ul Qur’an 2 maka madrasah memadukan Kurikulum dari Kemdiknas, yaitu Kurikulum dari Pemerintah  dengan memberikan pelajaran tambahan Kurikulum Khas Yayasan yang disebut muatan lokal yang berfokus pada keterampilan dan pengetahuan Agama Islam seperti Hafalan AlQur'an dan Hadits,Fiqih Ibadah, Akidah Akhlaq dan Nahwu Shorof.

MTs Tahfidh Putri Yanbu’ul Qur’an 2 juga mengembangkan kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler dengan tujuan mengembangkan kemampuan penunjang akademik, organisasi. Kegiatan ekstrakulikuler diantaranya Tahfidz Al qur’an 30 Juz, Pramuka, Khitobah,

Olimpiade IPA, Mata Pelajaran Pretasi Matematika, Jurnalis / Kelas Menulis, Speaking Class, Keputrian, Agronomi, Qiro'ah, Rebana, Kaligrafi, Olah Raga, Agronomi, Fotografi dan Sinematografi. Struktur kurikulum MTs Tahfidh Putri Yanbu’ul Qur’an 2 meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai Kelas VII sampai dengan Kelas IX. Struktur kurikulum MTs Tahfidh Putri Yanbu’ul Qur’an 2 disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran dengan ketentuan sebagai berikut.

1. Kurikulum MTs Tahfidh Putri Yanbu’ul Qur’an 2 memuat 7 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri.  

Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan.

Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh oleh guru. Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi madrasah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler.

2. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan  sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. Satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan. 

3. Alokasi waktu satu jam  pembelajaran adalah 40 menit.

4. Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 34-38 minggu.

     Peserta didik dinyatakan naik kelas jika memenuhi kriteria sebagai berikut :2. Kriteria Kenaikan Kelas MTs Tahfidh Putri Yanbu’ul Qur’an 2 Muria

a. Siswa dinyatakan naik kelas setelah menyelesaikan seluruh program pembelajaran pada dua semester di kelas yang diikuti (mengikuti KBM 85 % dari hari efektif KBM).

b. Jumlah mapel yang belum tuntas tidak boleh lebih dari 20% dari jumlah mapel yang diajarkan di kelas masing-masing

c. Mencapai nilai rata-rata minimal untuk semua mata pelajaran yang ditetapkan oleh madrasah dan  tidak ada nilai 50 atau kurang

d. Rata-rata  nilai kepribadian B (Baik) atau A (Baik Sekali).

e. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran dua semester pada kelas yang diikuti.

f. Siswa dinyatakan naik kelas apabila yang bersangkutan telah mencapai kriteria ketuntasan minimal.

g. Siswa dinyatakan harus mengulang di kelas yang sama: 

1) jika siswa tidak menuntaskan standar kompetensi dan kompetensi dasar lebih dari empat mata pelajaran sampai pada batas akhir tahun pelajaran, dan 

2) jika karena alasan yang kuat, misal karena gangguan kesehatan fisik, emosi, atau mental sehingga tidak mungkin berhasil dibantu mencapai kompetensi yang ditargetkan.

h. Ketika mengulang di kelas yang sama, nilai siswa untuk semua indikator, kompetensi dasar, dan kompetensi yang ketuntasan minimumnya sudah dicapai, minimal sama dengan yang dicapai pada tahun sebelumnya.

i. Mengikuti  evaluasi program tahfidh secara formal yaitu  ketika PTS Gasal, PAS Gasal, PTS Genap, dan puncaknya pada waktu Penilaian Akhir Tahun.

j. Hafalan Al-Qur’an minimal 5 juz dalam setiap tahun pembelajaran.

3. Kriteria Kelulusan MTs Tahfidh Putri Yanbu’ul Qur’an 2 Muria

Peserta didik dinyatakan lulus jika memenuhi persyaratan sebagai berikut :

a) Aspek akademik, meliputi:

 (1) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.

 (2) Memperoleh nilai sikap/ perilaku minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran Agama dan Akhlak Mulia, Kewarganegaraan, Kepribadian, Estetika, Jasmani, Olahraga

 (3) Lulus Ujian Madrasah:

    a. Memiliki rata-rata minimal 70,0 untuk tulis dan 70,0 untuk praktek.

    b. Mencapai nilai minimal batas lulus untuk setiap mata pelajaran.

 (4) Telah memiliki kriteria kelulusan yang ditetapkan satuan pendidikan berdasarkan perolehan nilai   Madrasah.

 (5) Nilai madrasah dilaporkan dalam rentang nilai 0 sampai dengan 100 dengan ketelitian satu angka di belakang koma.

 (6) Nilai UN dilaporkan dalam rentang nilai 0 sampai dengan 100 dengan dengan tingkat kompetensi lulusan dalam kategori  sebagai berikut:

     a) Sangat baik jika nilai lebih dari 85 dan kurang dari atau sama dengan 100

     b) Baik jika nilai lebih dari 70 dan kurang dari atau sama dengan 85

     c) Cukup jika nilai lebih dari 55 dan kurang dari atau sama dengan 70

     d) Kurang jika nilai kurang dari atau sama dengan 55

   (7) Menyelesaikan Program tahfidh (15 juz dalam waktu 3 Tahun Pelajaran)

         Dalam menyelesaikan program tahfidh ini, ada beberapa tahapan yang ingin dicapai yaitu:

    1)  standar minimal adalah hafal 5 juz dalam 1 tahun, atau 12-15 juz selama 3 tahun,

    2)  standar hatam 30 juz, meskipun belum bisa di tes untuk ikut haflah,

    3)  standar hatam 30 juz, lulus tes dan siap ikut haflah untuk mendapatkan syahadah sebagai Al-hafidh,

 b.  Aspek non akademis, meliputi :

     1).  Memperoleh nilai sikap/ perilaku minimal baik.

      2).  Kehadiran siswa di madrasah minimal 90% setiap semester.

Bagi siswa yang tidak memenuhi kriteria sebagaimana disebutkan diatas dapat dinyatakan TIDAK LULUS.