( 0291 ) 41021091
ptpyq2.muria@gmail.com
Jl. Colo - Pati KM.01 RT/RW 01/02 Dukuhwaringin - Dawe - Kudus. 59353
blog-img
10/11/2019

Harlah Gudep ke- 1 Diikuti Sekitar 330 Peserta

Ustadzah Zaim Fida | Pendidikan

 

Kudus- Dalam rangka memperingati hari lahir (harlah) gugus depan (gudep) 09.1696 yang ke-1 pangkalan Madrasah Tsanawiyah Tahfidh Putri Yanbu’u Qur’an 2 Muria (MTS TPYQ2M) mengadakan kemah bersama pada 23-24 Oktober lalu. Kemah ini diikuti sekitar 330 peserta, yang terdiri dari peserta kemah kelas VII dan VIII serta para panitia, baik dari para santri dan para ustadzah.

Untuk peserta kemah dari santri berjumlah sekitar 231 anak, terdiri dari siswi kelas VII dan VIII yang sekaligus merupakan anggota penggalang ramu dan rakit. Hal ini diungkapkan oleh Ustadzah Eva Widiastutiningrum selaku pembina pramuka di MTs TPYQ2M.

“Kegiatan kemah diadakan dengan tujuan memberikan pendidikan tentang disiplin, tangung jawab, bersenang-senang, dan agar para santri mempunyai cerita ketika mereka sudah menjadi alumni MTs TPYQ2M,” paparnya.

Selain itu ustadzah Eva, panggilan akrabnya juga menambahkan, tujuan utma dalam kemah tersebut adalah dalam rangka perayaan Hari Santri Nasional dan harlah gudep yang ke satu” kata ustadzah Eva, panggilan akrabnya.

“Harapannya kedepan adalah diusahakan tetap diadakan kemah agar menjadi bukti nyata adanya pendidikan moral secara langsung di MTs TPYQ2M” tuturnya kepada wartawan saat ditanya diruang kantor.

Ustadzah Eva juga menambahkan, dalam pelaksanaan kemah tahun ini dengan tahun lalu memang memiliki banyak perbedaan. Untuk kemah tahun diselenggarakan di halaman madrasah dan tidurnya pun masih di dalam asrama. Tetapi, untuk kemah tahun ini diselenggarakan di luar pondok sehingga dapat membuat para santriyah bisa merasakan suasana yang berbeda.

“Harapan saya setelah diadakannya kemah ini, semoga anak-anak kedepannya bisa lebih kompak, tanggung jawab, disiplin, menghargai pendapat orang lain, toleransi, mencintai sesama, tenggang rasa, dan cinta lingkungan” tambahnya.

Sementara itu berkaitan dengan kegiatan kemah, santri bernama Lathifa Azka Humaira mengatakan bahwa menurutnya yang paling menarik dalam acara kemah tersebut adalah saat acara api unggun. Karena dalam acara tersebut terdapat penampilan pentas seni.

“Rasanya capek tetapi tetep asyik. Harapannya semoga agenda kemah selanjutnya juga dapat diadakan di luar provinsi juga. Supaya tambah seru dan kemasannya dibungkus dengan yang lebih menarik,” jelasnya. (nda/nad/nnr/fid)

 

Bagikan Ke:

Populer